Milo akan Rotasi Pemain dalam Laga Kandang Terakhir Musim 2023/2024 dengan Starting Eleven Terbaik

Persis

SOLO, MettaNEWS – Laga pekan ke-33 kontra Persita Tangerang akan menjadi laga terakhir Persis bermain di Stadion Manahan untuk musim 2023/2024. Laga yang akan dimainkan pada Jum’at (26/4) sore nanti menurut Milomir Seslija akan menjadi laga yang sulit bagi kedua tim.

“Kita harus memberikan yang terbaik pada laga nanti. Kita akan melawan tim yang akan memperjuangkan hidupnya untuk tetap berada di Liga 1. Mereka menunjukkan daya juang tinggi dan tidak mudah menyerah,” ujar Milo saat sesi press conference di Stadion Manahan, Solo, Kamis (25/4/2024).

“Hal ini membuat kita harus menghadapi laga dengan serius. Pemain harus menunjukkan kerja keras dan komitmen selama pertandingan. Ini adalah satu-satunya cara agar kita bangkit dan bisa menaikkan posisi di klasemen. Kita harus bisa mengalahkan keraguan dan menciptakan kepercayaan diri tim, lalu kita bisa sekali lagi menunjukkan permainan terbaik di Manahan,” katanya.

Hanya memiliki waktu yang singkat untuk mempersiapkan tim menghadapi Persita Tangerang, Milo merasa waktu tersebut sudah cukup bagi Persis,

“Kita hanya memiliki 4 hari persiapan dan saya rasa itu sudah cukup. Mereka adalah lawan yang sangat berbahaya karena memiliki banyak pemain yang berkualitas. Kita harus bisa menjaga fokus selama 90 menit dan juga extra time,” jelasnya.

Menanggapi pernyataan kemungkinan untuk melakukan rotasi pemain, menurut Milo ia selalu bermain dengan starting eleven terbaik yang ia punya.

“Kita selalu bermain dengan starting eleven terbaik. Di Indonesia, rotasi sering kali hanya dilakukan saat pemain cedera atau kelelahan. Di luar negeri, mereka memiliki 22 pemain dengan kualitas yang sama dan memainkan pemainnya secara bergantian,” jelas dia.

“Kita akan bermain dengan cara yang sama. Menurut saya pemain sebelas pertama dan juga yang ada di bench memiliki peran yang sama penting. Jika kita membutuhkan perubahan permainan, kita dapat memainkan pemain yang ada di cadangan. Kita harus adaptif dengan gaya permainan tim lawan. Kita bisa menjadi juara suatu saat nanti, tetapi masih membutuhkan waktu,” ujarnya.

Milo pun masih menekankan agar suporter tidak terlalu memberikan kritik berlebih kepada pemain. Menurutnya suporter harus memberikan kesempatan agar pemain dapat berkembang jauh lebih baik lagi.

“Tidak ada yang menyangka Zanadin bisa mencetak gol dan asis pada laga kemarin, karena ia tidak memainkan banyak laga sebelumnya. Semua pemain harus kita berikan kesempatan, begitu juga dengan Kaka. Ia bermain dengan baik, namun sayangnya belum bisa mencetak gol. Tetapi ia masih 16 tahun dan merupakan berlian yang masih harus kita poles lagi,” terangnya.

“Sama seperti Sidibe. Sebelum kedatangan saya, ia tidak banyak mencetak gol. Namun sekarang ia berhasil membuktikan kemampuannya,” imbuhnya.

Rian Miziar selaku kapten tim turut memberikan komentarnya sebelum pertandingan besok. Menurutnya ia dan seluruh penggawa Laskar Sambernyawa akan berusaha untuk memenangkan laga kontra Persita Tangerang.

“Pada laga pertama (kontra Persita Tangerang) kita kalah di kandang mereka. Pertandingan besok adalah laga kandang terakhir dan tidak ada pilihan lain selain menang. Saya dan rekan-rekan akan mengerahkan semua yang kami punya untuk memenangkan pertandingan besok. Kami tidak peduli dengan hasil tim lain dan hanya akan fokus untuk memenangkan laga,” katanya.

Meski Persis memiliki catatan kurang baik saat berjumpa Persita Tangerang, Rian yakin bahwa hal tersebut tidak akan menjadi patokan untuk pertandingan nanti.

sepak bola tidak bisa diukur dengan patokan seperti itu. Persis Solo sekarang berbeda, karena saya merasakan aura yang sangat kuat di tim. Kita sangat mewaspadai Persita, tetapi tujuan kami adalah menang. Saya rasa suporter pantas untuk mendapatkan kemenangan,” tutupnya.

Exit mobile version